-->
Motivasi Menulis

Bisnis Bunga Raup Miliaran Rupiah



               
Jual Tanaman Hias. Sumber Foto-internet
Penulis :
Teuku Multazam

Deretan bunga anggrek dan bunga keladi tersusun rapi di sepetak tanah kebun Syampirlan, di kawasan Lampineung. Hampir dua tahun belakangan,  ratusan meter kebun miliknya itu menjadi “etalase” Syampirlan memamerkan sejumlah tumbuhan yang akan dijualnya.   Sekitar 50 persen koleksi bunga di garden kita berasal dari luar negeri, sedangkan lainnya produk dalam negeri,” kata pemilik LA Garden kepada Auto Bisnis Senin pekan lalu.

Dijelaskan dia, untuk bunga dari luar pihaknya memesan itu dari negara Thailand  Perancis, Australia dan Turki.  “Dari Thiland,  bungan adalah aglonema (sejenis keladi) yang banyak digemari masyarakat Aceh. Selain itu, anggrek, antorium, dan kamboja. Sedangkan dari Turki, bunga yang dipasok adalah jenis tin, dan dari Malaysia bunga yang dipasok jenis keladi dan kaktus,” sebut dia.
                Untuk  harganya, lanjut dia, itu dijual bervariasi mulai dari Rp 2 ribu/ jenis  hingga Rp 5 juta rupiah. 
Dia menambahkan, dirinya sudah mulai  berbisnis bunga sejak 1997 dengan lebih dulu melakukan pembibitan sejumlah jenis bunga. Besar dalam lingkungan pertanian, membuat kerjaan ini bukan hal asing baginya. Bibit yang bagus dan jadi kemudian dijualnya ke sejumlah perkebunan di Aceh. Dalam waktu beberapa tahun saja, nama Syampirlan dikenal orang seiring berkembangnya bisnis tanaman hias miliknya.
                Syampirlan memulai usaha nursery di Lambaroangan, Bandaaceh. Ia memfokuskan pada beberapa jenis tanaman saja, seperti cemara, mahoni, angsana, dan dilakukan untuk penghijauan. Kemudian, ia mencoba membibit bogenvil, bongsai dan tanaman perdu, untuk dijadikan tanaman hias. “Awalnya saya hobi. Ayah saya saat itu seorang pekerja di dinas pertanian,” kata dia.
                Untuk memenuhi keragaman jenis tanaman, Syampirlan juga memasok tanaman dari Medan, Jakarta, Bandung, Bogor, Malaysia dan Thailand.  Untuk bunga tradisional seperti anggrek, kamboja, kaptus, buah-buahan, dan tanaman perdu. Pesanan dari luar Aceh umumnya mengambil bunga khas Aceh, seperti seulanga, jempa, daun teumurui, dan mangga. (Ibnu Mansur)

0 Komentar untuk "Bisnis Bunga Raup Miliaran Rupiah "

Back To Top